Sabtu, 26 April 2008

Cara mengukur lemak tubuh

Sekarang ini sy lagi menjalani diet, gak terlalu ketat sih, tapi cukup lumayan hasilnya. Nah untuk mengukur kesuksesan diet sy, salah satu tolok ukurnya adalah mengukur prosentase lemak tubuh. Semakin rendah lemak tubuh, semakin sukseslah diet sy. Diet sy lebih fokus ke penurunan lemak tubuh. Sekedar diketahui, 4% adalah jumlah minimal lemak tubuh pria, sedangkan wanita 12%. Jika dibawah itu, dipastikan sistem tubuh tidak akan berjalan optimal.

Pengukuran yang sy bahas disini menggunakan teknik yang digunakan oleh departemen pertahanan Amerika untuk merekrut anggota baru. Kita tahu, semua teknik pengukuran body fat, ada kelebihan dan kelemahannya, baik itu dengan fat caliper, digital, hydrodensitometry, DEXA, ataupun teknik yang lainnya.
Nah, kelebihan dari teknik ini:
1. menghemat uang, karena gak perlu membeli/menyewa alat ukur body fat
2. hasil pengukuran cukup akurat, sudah sy bandingkan dengan alat pengukur digital
Ini tekniknya*
Pria: 86.010 x log10(abdomen - neck) - 70.041 x log10(height) + 36.76
Wanita: 163.205 x log10(waist + hip - neck) - 97.684 x log10(height) - 78.387

Cara pengukuran
Lingkar perut: Ukur lingkar perut dengan menempelkan pita ukur ke pusar, dan lingkarkan pita ke lingkar perut sejajar dengan lantai. Kedua tangan tetap berada disamping (usahakan mengukur dengan bantuan teman). Keluarkan napas dengan perlahan, tahan, dan catat hasil pengukuran. Bulatkan hasil pengukuran 1/2 inch kebawah.

Lingkar leher: Ukur lingkar leher tepat dibawah laring (Adam's Apple) dan tegak lurus dengan leher. Pengukuran tidak boleh dilakukan tepat pada Adam's Apple, dan usahakan tidak terlalu bawah (sehingga mengenai bahu). Kepala berdiri tegak, dan melihat kedepan selama pengukuran, dengan bahu rileks (tidak dinaikkan, atau dibungkukkan). Kemudian,lingkarkan pita ke leher, pita harus sejajar dengan lantai. Catat hasil pengukuran, dan bulatkan 1/2 inch keatas.

Lingkar pinggul (Wanita): Ukur lingkar pinggul dari sisi kanan pinggul, lingkarkan pita ukur ke pinggul melewati pantat. Pastikan pita ukur sejajar dengan lantai. Kencangkan pita ukur secukupnya untuk hasil yang optimal. Catat hasil pengukuran dan bulatkan 1/2 inch kebawah.

Tip agar pengukuran menjadi akurat:
1. pengukuran dilakukan waktu pagi hari (setelah buang air),
2. kempeskan perut dengan normal, tidak terlalu menekan kedalam,
3. leher dalam kondisi biasa, tidak perlu mengembangkan leher sehingga membuat leher menjadi lebih besar
*Pengukuran menggunakan satuan inchi (1 inchi = 2.54 cm)

Ok, semoga artikel ini bermanfaat buat teman-temanku di Tropical Gym atau dimanapun

Persamaan wanita dengan kriminalis

Anda tahu apa kesamaan antara wanita yang maskulin, kriminalis, tentara di medan pertempuran, dan supporter sepakbola? Potongan rambut cepak? Salah. Berotot? Hampir benar. Jawabannya adalah mereka sama-sama memiliki kadar testosterone yang tinggi. Penelitian di Universitas Georgia,yang dipimpin oleh psikolog sosial, Dabbs PhD, menemukan bahwa orang yang termasuk golongan diatas memiliki kadar testosterone yang sangat tinggi. Kadar testosterone mereka 10-20% diatas rata-rata orang normal. Sekedar diketahui, kadar testosterone normal berkisar antara 630ng/dL. Mereka memiliki karakteristik yang sama, yaitu: agresif, berbadan tebal, dan sangat fokus. Dabbs juga menambahkan “Memiliki kadar testosterone normal sangat penting untuk memelihara otot, gairah seksual, dan fungsi otak”.


Seorang peneliti yang lain, Goldberg M.D., di Dallas juga mengatakan bahwa 8-12 juta pria memiliki kadar testosterone yang rendah dan 95% dari mereka tidak mengetahuinya. Apakah anda termasuk dari bagian ini? Belum tentu anda tidak termasuk didalamnya. Mungkin anda masih muda, karena anda masih dibawah 30 tahun, tapi jangan lantas mengira bahwa anda pasti tidak memiliki masalah dengan testosterone anda. Penelitian menunjukkan bahwa pada akhir usia 20-an, pria mengalami penurunan kadar testosterone. Banyak sekali yang bisa menyebabkan kadar testosterone mengalami penurunan, spt. stress yang berlebihan, penyakit, rokok, alkohol, obat-obatan, tidak suka berolahraga, atau bahkan olahraga yang berlebihan.
Sampai saat ini, cara tercepat dan teraman untuk mengembalikan kadar testosterone ke kadar yang semula hanya melalui resep dokter. Tetapi, biasanya ada efek samping, spt. iritasi, rasa sakit disuntik, operasi plastik, atau bahkan melalui oral yang berbahaya bagi liver.

Sebenarnya, ada cara aman untuk mengembalikan kadar testosterone ke kadar semula, yaitu cara alamiah, yang akan sy bahas di artikel yang selanjutnya..



Stay healthy friends!

Minggu, 20 April 2008

Sup Ayam

Makanan yang bergizi dan seimbang adalah salah satu faktor penunjang kebugaran tubuh kita. Berikut ini resep sup ayam yang biasanya saya buat kalau ada waktu senggang.


Bahan:
  • 1500 ml air
  • 500 gram ayam, potong kotak kecil
  • 250 gram brokoli, potong perkuntum
  • 2 buah kentang, kupas, potong kotak-kotak besar
  • 2 buah wortel, kupas, potong kecil2
  • 1 buah tomat, potong menjadi 4 bagian
  • 50 gram soun
  • 1/2 buah bawang bombay, iris halus
  • 2 butir bawang putih, iris halus
  • 1 batang daun bawang, potong 1cm
  • 2 tangkai seledri, ikat
  • 1 butir kaldu blok rasa ayam (optional)
  • 1/2 sdt merica bubuk
  • 1/2 sdt pala bubuk
  • 1 sdm olive oil untuk menumis


Caranya:

  1. Rebus air, masukkan ayam, wortel dan kentang, rebus sampai empuk.
  2. Tumis bawang bombay, bawang putih sampai harum. Tambahkan tomat, aduk sampe layu. Tuang ke rebusan kaldu.
  3. Kecilkan api, masukkan brokoli, seledri , merica, pala bubuk, dan kaldu blok. Aduk rata.
  4. Menjelang diangkat, masukkan soun dan daun bawang, aduk rata.
  5. Sajikan hangat, untuk 2 porsi.

Daftar Obat Terlarang 2008 (Standard Internasional)

Badan Anti Doping Internasional (WADA), pada tahun 2007, telah mengeluarkan daftar obat terlarang yang terbaru, daftar ini saya dapatkan dari websitenya, berikut daftarnya:

S1. ANABOLIC AGENT
1. Anabolic Androgenic Steroids (AAS)
Exogenous AAS, meliputi:

l-androstendiol (5α-androst-1-ene-3β,17β-diol );
1-androstendione (5α-androst-1-ene-3,17-dione);
bolandiol (19-norandrostenediol);
bolasterone; boldenone; boldione (androsta-1,4-diene-3,17-dione);
calusterone; clostebol; danazol (17α-ethynyl-17β-hydroxyandrost-4-eno[2,3-d]isoxazole);
dehydrochlormethyltestosterone (4-chloro-17β-hydroxy-17α-methylandrosta-1,4-dien-3-one); desoxymethyltestosterone (17α-methyl-5α-androst-2-en-17β-ol);
drostanolone; ethylestrenol (19-nor-17α-pregn-4-en-17-ol);
fluoxymesterone; formebolone; furazabol (17β-hydroxy-17α-methyl-5α-androstano[2,3-c]-furazan);
gestrinone; 4-hydroxytestosterone (4,17β-dihydroxyandrost-4-en-3-one);
mestanolone; mesterolone; metenolone; methandienone (17β-hydroxy-17α-methylandrosta-1,4-dien-3-one);
methandriol; methasterone (2α, 17α-dimethyl-5α-androstane-3-one-17β-ol);
methyldienolone (17β-hydroxy-17α-methylestra-4,9-dien-3-one);
methyl-1-testosterone (17β-hydroxy-17α-methyl-5α-androst-1-en-3-one);
methylnortestosterone (17β-hydroxy-17α-methylestr-4-en-3-one);
methyltrienolone (17β-hydroxy-17α-methylestra-4,9,11-trien-3-one);
methyltestosterone; mibolerone; nandrolone; 19-norandrostenedione (estr-4-ene-3,17-dione);
norboletone; norclostebol; norethandrolone; oxabolone; oxandrolone; oxymesterone; oxymetholone; prostanozol ([3,2-c]pyrazole-5α-etioallocholane-17β-tetrahydropyranol);
quinbolone; stanozolol; stenbolone; 1-testosterone (17β-hydroxy-5α-androst-1-en-3-one);
tetrahydrogestrinone (18a-homo-pregna-4,9,11-trien-17β-ol-3-one);
trenbolone, dan bahan kimia lain yang strukturnya menyerupai dan memiliki efek yang sama.

Endogenous AAS, meliputi:
androstenediol (androst-5-ene-3β,17β-diol);
androstenedione (androst-4-ene-3,17-dione);
dihydrotestosterone (17β-hydroxy-5α-androstan-3-one);
prasterone (dehydroepiandrosterone, DHEA);
testosterone dan struktur kimia seperti: 5α-androstane-3α,17α-diol; 5α-androstane-3α,17β-diol; 5α-androstane-3β,17α-diol; 5α-androstane-3β,17β-diol; androst-4-ene-3α,17α-diol; androst-4-ene-3α,17β-diol; androst-4-ene-3β,17α-diol; androst-5-ene-3α,17α-diol; androst-5-ene-3α,17β-diol; androst-5-ene-3β,17α-diol; 4-androstenediol (androst-4-ene-3β,17β-diol); 5-androstenedione (androst-5-ene-3,17-dione); epi-dihydrotestosterone; 3α-hydroxy-5α-androstan-17-one; 3β-hydroxy-5α-androstan-17-one; 19-norandrosterone; 19-noretiocholanolone.

2. Anabolic agent lainnya, seperti: clenbuterol, selective androgen receptor modulators (SARMs), tibolone, zeranol, zilpaterol.

S2. HORMON DAN SEJENISNYA
1. Erythropoietin (EPO)
2. Growth Hormone (hGH), Insulin-like Growth Factors (spt., IGF-1), Mechano Growth Factors (spt., MGFs)
3. Gonadotrophins (spt., LH, hCG), hanya dibatasi pada pria
4. Insulins
5. Corticotrophins.

S3. BETA-2 AGONISTS
Semua jenis beta-2 agonists termasuk D- and L-isomers telah dilarang.

S4. HORMON ANTAGONIS DAN MODULATOR
Golongan ini terdiri dari:
1. Penghambat aromatase spt., anastrozole, letrozole, aminoglutethimide, exemestane, formestane, testolactone
2. Selective estrogen receptor modulators (SERMs) spt., raloxifene, tamoxifen, toremifene
3. Anti estrogen, spt. clomiphene, cyclofenil, fulvestrant
4. Bahan kimia yang mengubah fungsi / susunan myostatin, spt., penghambat myostatin.

S5. DIURETIC
Jenisnya seperti: diuretics, epitestosterone, probenecid, alpha-reductase inhibitors (spt., finasteride, dutasteride), plasma expanders (spt., albumin, dextran, hydroxyethyl starch) dan bahan kimia yang memiliki fungsi serupa..
Jenis-jenis diuretics, antara lain:
Acetazolamide, amiloride, bumetanide, canrenone, chlorthalidone, etacrynic acid, furosemide, indapamide, metolazone, spironolactone, thiazides (spt., bendroflumethiazide, chlorothiazide, hydrochlorothiazide), triamterene, dan bahan kimia yang memiliki fungsi serupa.

S6. STIMULANT
Jenis-jenis stimulant antara lain: Adrafinil, adrenaline, amfepramone, amiphenazole, amphetamine, amphetaminil, benzphetamine, benzylpiperazine, bromantan, cathine, clobenzorex, cocaine, cropropamide, crotetamide, cyclazodone, dimethylamphetamine, ephedrine, etamivan, etilamphetamine, etilefrine, famprofazone, fenbutrazate, fencamfamin, fencamine, fenetylline, fenfluramine, fenproporex, furfenorex, heptaminol, isometheptene, levmethamfetamine, meclofenoxate, mefenorex, mephentermine, mesocarb, methamphetamine (D-), methylenedioxyamphetamine, methylenedioxymethamphetamine, p-methylamphetamine, methylephedrine, methylphenidate, modafinil, nikethamide, norfenefrine, norfenfluramine, octopamine, ortetamine, oxilofrine, parahydroxyamphetamine, pemoline, pentetrazol, phendimetrazine, phenmetrazine, phenpromethamine, phentermine, 4-phenylpiracetam (carphedon), prolintane, propylhexedrine, selegiline, sibutramine, strychnine, tuaminoheptane, dan bahan kimia yang memiliki fungsi serupa.

S7. NARKOTIK
Buprenorphine, dextromoramide, diamorphine (heroin), fentanyl dan turunannya, hydromorphone, methadone, morphine, oxycodone, oxymorphone, pentazocine, pethidine.

S8. CANNABIS spt., hashish, mariyuana telah dilarang.

S9. GLUCOCORTICOSTEROIDS
Semua jenis glucocorticosteroids telah dilarang.


Daftar obat terlarang diatas telah diberlakukan mulai 1 Januari 2008 dan diterapkan hampir pada semua cabang olahraga yang ada saat ini.


Dalam artikel ini “exogenous” memiliki arti sejenis substansi yang tidak dapat diproduksi oleh tubuh secara alamiah; “endogenous” memiliki arti sejenis substansi yang dapat diproduksi oleh tubuh secara alamiah.

Harapan saya, semoga masyarakat awam dapat mengerti tentang obat-obatan terlarang yang beredar, supaya mereka dapat mengambil keputusan mana yang baik dan yang buruk bagi dirinya dan orang lain.

Recent Comments